Kinerja Solid, Pendapatan dan Laba Charnic Capital (NICK) Melonjak Ribuan Persen pada 2025
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-PT Charnic Capital Tbk (NICK) mencatat kinerja keuangan solid pada sepanjang tahun 2025. Pendapatan dan laba emiten investasi dan pengelolaan properti ini kompak tumbuh. Pencap...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)-PT Charnic Capital Tbk (NICK) mencatat kinerja keuangan solid pada sepanjang tahun 2025. Pendapatan dan laba emiten investasi dan pengelolaan properti ini kompak tumbuh. Pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras Manajemen Perseroan. Berbagai terobosan investasi yang dilakukan oleh Perseroan membuahkan hasil positif pada tahun 2025 silam.
Menurut laporan keuangan 2025 yang dipublikasikan, Rabu 18 Februari 2026, NICK mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp108,27 miliar (Rp166,27 per saham) pada 2025, melejit 1.174% dibanding Rp8,49 miliar (Rp12,84 per saham) pada periode sama tahun 2024.
Lonjakan laba NICK tersebut didukung antara lain oleh pendapatan bersih Perseroan yang meroket 1.611% menjadi Rp110,13 miliar pada 2025, dari hanya Rp6,43 miliar pada tahun 2024.
Penyumbang terbesar pendapatan NICK pada tahun 2025 dari keuntungan investasi portofolio efek bersih yakni sebesar Rp95,41 miliar, melambung 4.354% dari Rp2,14 miliar tahun 2024. Jumlah tersebut mencapai 86,63% dari total pendapatan Perseroan pada tahun 2025. Sedangkan penjualan barang mengkontribusi pendapatan sebesar Rp9,82 miliar sepanjang tahun lalu.
Seperti diketahui, keuntungan investasi portofolio efek, neto yang melebihi 10% dari jumlah keuntungan investasi portofolio efek, neto konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 berasal dari saham PT Fuji Finance Indonesia Tbk
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- Kini Beli Bawang hingga Cabai Bisa di Kantor Pos, RTN dan Pos Indonesia Siapkan...
- Komisaris AKPI Henry Liem Jual 193.500 Saham di Saat Harga Naik
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Tower Bersama (TBIG) Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,25 Triliun, Kupon Tertingg...
- Kinerja KPIG Semester I 2026 Melesat, Pendapatan Naik 15,5% Ditopang Bisnis Hosp...
- Direktur WGSH Moch Sajoang Resmi Mundur, Efektif per 31 Juli 2026
- Dividen Interim TAPG Capai Rp1,19 Triliun, Catat Jadwal Cum Dividen
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten