BEI: Transparansi Saham HSC Bakal Dongkrak Kepercayaan Investor Global
STOCKWATCH.ID, Jakarta โ Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai pengumuman daftar saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration/HSC) akan memberikan dampak positif. Langkah...
STOCKWATCH.ID, Jakarta โ Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai pengumuman daftar saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration/HSC) akan memberikan dampak positif. Langkah ini diyakini mampu meningkatkan kepercayaan investor global terhadap pasar modal Indonesia.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, menyampaikan hal tersebut usai seremoni listing perdana saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (10/4/2026). Menurut Nyoman, kebijakan ini merupakan bagian dari upaya bursa untuk meningkatkan transparansi informasi.
Nyoman menyebut langkah ini melampaui praktik internasional yang sudah ada. Saat ini, baru sedikit bursa di dunia yang menerapkan kebijakan serupa, salah satunya adalah Hong Kong. Strategi ini diharapkan membuat investor semakin percaya pada kualitas indeks saham di tanah air.
"Harusnya investor lebih trust ke pasar kita. Ini adalah international best practices yang memberikan informasi yang lebih kaya kepada investor kita," ujar Nyoman.
Hingga 31 Maret 2026, BEI merilis sembilan emiten yang masuk dalam daftar HSC. Perusahaan-perusahaan ini memiliki tingkat kepemilikan oleh kelompok tertentu di atas 95%. Daftar tersebut mencakup:
- Direktur TOTL Jual 750 Ribu Saham di Harga Rp1.160, Porsi Kepemilikan Susut
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- Saham ALKA Masuk Daftar HSC BEI, 98,21% Dikuasai Sejumlah Pemegang Saham
- SSIA Balik Untung Rp262,6 Miliar di Semester I 2026, Pendapatan Melesat 58,4%
- IHSG Hari Ini Naik 0,37% pada Pembukaan Perdagangan, Investor Borong Saham Tamba...
- Direktur TOTL Jual 750 Ribu Saham di Harga Rp1.160, Porsi Kepemilikan Susut
- Saham ALKA Masuk Daftar HSC BEI, 98,21% Dikuasai Sejumlah Pemegang Saham
- IHSG Hari Ini Naik 0,37% pada Pembukaan Perdagangan, Investor Borong Saham Tamba...
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- SSIA Balik Untung Rp262,6 Miliar di Semester I 2026, Pendapatan Melesat 58,4%
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...