BNI Bukukan Laba Bersih Rp21,5 Triliun pada 2024, Kredit Tembus Rp775,87 Triliun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI mencatatkan laba bersih sebesar Rp21,5 triliun pada 2024. Angka ini naik 2,87% dari Rp20,9 triliun diperiode yang sama...
Ekspansi kredit yang prudent diiringi dengan penguatan kualitas aset. Hal ini tercermin dari penurunan Non-Performing Loan (NPL) menjadi 2%, serta penurunan Loan at Risk (LaR) dan Credit Cost masing-masing menjadi 10,3% dan 1,1%. โMeskipun kualitas aset kami kuat, BNI tetap berhati-hati dan bertumbuh secara konservatif di tengah ketidakpastian global,โ ujar Novita dalam keteragangan pers di Jakarta, Rabu (22/1/2025).
Dengan pertumbuhan kredit yang sehat dan efisiensi operasional, PPOP BNI tercatat mengalami perbaikan. Pada Kuartal IV-2024, PPOP mencapai Rp9,5 triliun, menjadikan total PPOP 2024 sebesar Rp34,83 triliun. BNI juga melakukan pembentukan CKPN secara memadai, dengan Loan at Risk Coverage mencapai 48,8% dan NPL Coverage tetap di level 255,8%. Fundamental yang solid ini menjadi landasan bagi BNI untuk tumbuh secara prudent pada 2025.
Selain itu, BNI memperoleh tambahan likuiditas dari Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Bank Indonesia sebesar 2,6% pada 2024. โInsentif KLM memungkinkan kami untuk terus mencatatkan pertumbuhan kredit yang sehat pada 2024 dengan rasio LDR di level 96%,โ tambah Novita.
Dengan pertumbuhan kredit yang sehat dan DPK yang kuat, terutama dari pertumbuhan tabungan ritel, BNI mampu menjaga rasio Net Interest Margin (NIM) di angka 4,2%. Pendapatan Bunga Bersih (NII) juga tumbuh konsisten, dengan total NII mencapai Rp40,48 triliun pada 2024.
Sinergi antar perusahaan anak BNI semakin terlihat, dengan BNI Finance mencatatkan pertumbuhan kredit 88% YoY dan hibank 76% YoY pada 2024. Kerja sama joint financing antara BNI dan BNI Finance, serta ekosistem UMKM pada hibank, menjadi sumber pertumbuhan yang berkontribusi terhadap pencapaian kinerja perseroan.
- 1
- 2
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya