BNI Punya Jurus Khusus Hadapi Pelemahan Rupiah, Ini Strateginya!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI tak tinggal diam menghadapi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Di tengah kondisi global yang...
"BNI menjaga kecukupan likuiditas di atas rasio yang ditetapkan oleh regulator," kata Okki.
Rasio Liquidity Coverage Ratio (LCR) valas BNI saat ini tercatat sebesar 151,72%. Sementara itu, rasio Net Stable Funding Ratio (NSFR) berada di angka 135,13%. Kedua rasio ini jauh di atas batas minimum yang ditentukan otoritas.
Selain itu, posisi alat likuid dalam bentuk Dolar AS juga tetap terjaga. Bahkan disimpan di level yang lebih tinggi dari batas risiko internal bank.
Loan to Deposit Ratio (LDR) BNI pun tetap dalam koridor aman yang telah ditetapkan oleh manajemen.
Dengan posisi likuiditas yang kuat dan pengelolaan risiko yang disiplin, BNI yakin bisa tetap stabil di tengah gejolak ekonomi dunia.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya