DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) kembali mengalihkan sebagian saham hasil pembelian kembali (buyback). Perseroan menjual 200.000 saham treasury pada 3 Agustus 2026 dengan nilai transaksi mencapai Rp26,6 juta.
Berdasarkan laporan pelaksanaan pengalihan kembali saham hasil buyback yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Rabu ย 5 Agustus 2026, transaksi tersebut dilakukan melalui PT Panca Global.
Saham treasury itu dialihkan dengan harga rata-rata Rp133 per saham. Dari transaksi tersebut, perseroan memperoleh dana sebesar Rp26,6 juta tanpa mencatat kerugian dari penjualan. Laporan juga menyebutkan pembeli saham treasury tersebut adalah masyarakat.
Dengan transaksi itu, akumulasi saham hasil buyback yang telah dialihkan DIVA mencapai 200.000 saham. Total dana yang diperoleh perseroan dari pengalihan tersebut juga sebesar Rp26,6 juta, tanpa kerugian penjualan.
Sementara itu, jumlah saham hasil buyback yang masih tersisa dan belum dialihkan tercatat sebanyak 28.383.800 saham.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...