Dividen Indomobil Multi Jasa Rp3,029 Miliar Didistribusikan 16 Mei 2025
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) berencana membagikan dividen tunai untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2024 sebesar Rp3,029 miliar (Rp0,35 per saham) pada tanggal...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) berencana membagikan dividen tunai untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2024 sebesar Rp3,029 miliar (Rp0,35 per saham) pada tanggal 16 Mei 2025.
Direksi IMJS dalam pengumuman tertulis, Rabu (16/4/2025) mengemukakan, dividen tersebut akan dibagikan kepada pemegang saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) IMJS per 25 April 2025.
Rencana pembagian dividen IMJS ini sudah diputuskan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPS) Perseroan pada tanggal 14 April 2025.
Menurut Direksi IMJS, cum dan ex dividen di pasar Reguler dan Negosiasi BEI ditetapkan pada 23 dan 24 April 2025, sedangkan cum dan ex dividen di Pasar Tunai pada 25 dan 28 April 2025. Pembayaran dividen pada 16 Mei 2025.
IMJS mencatat laba bersih sebesar Rp228,47 miliar pada 2024, turun 31,53% jika dibandingkan Rp333,69 miliar tahun 2023. Kendati laba turun, pendapatan bersih emiten dengan aset Rp29,41 triliun per Desember 2024 tersebut naik 4,86% menjadi Rp5,41 triliun pada 2024, dari Rp5,15 triliun pada tahun 2023. (konrad)
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BEI Cabut Status Pemantauan Khusus RDTX dan PDES Mulai 6 Agustus 2026
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Cabut Status Pemantauan Khusus RDTX dan PDES Mulai 6 Agustus 2026
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...