Eksodus Petinggi Pasar Modal: Jejak Panjang Karier Iman, Mahendra, Inarno, dan Mirza Sebelum Mundur Berjamaah

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Gelombang pengunduran diri melanda puncak pimpinan otoritas pasar modal Indonesia pada Jumat (30/1/2026). Para petinggi Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan...

Eksodus Petinggi Pasar Modal: Jejak Panjang Karier Iman, Mahendra, Inarno, dan Mirza Sebelum Mundur Berjamaah
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Gelombang pengunduran diri melanda puncak pimpinan otoritas pasar modal Indonesia pada Jumat (30/1/2026). Para petinggi Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memilih meletakkan jabatan secara mendadak. Langkah ini mengakhiri perjalanan karir panjang mereka di industri keuangan tanah air

Drama bermula pada Jumat pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menemui awak media dalam konferensi pers singkat. Pertemuan itu hanya berlangsung selama empat menit. Iman secara mengejutkan mengumumkan berhenti dari posisinya.

Keputusan ini menjadi buntut dari gejolak pasar yang hebat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga 8% dalam dua hari terakhir. Perdagangan bahkan harus dihentikan sementara atau trading halt.

Laporan MSCI menjadi pemicu utama kepanikan investor. Lembaga internasional tersebut menyoroti masalah transparansi saham di Indonesia. Mereka mengancam menurunkan status Indonesia menjadi Frontier Market.

โ€œSaya menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia sebagai bentuk tanggung jawab terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin,โ€ ujar Iman di depan awak media.

Iman Rachman sebenarnya bukan orang baru di dunia finansial. Karirnya membentang luas sejak lulus dari Universitas Padjajaran pada 1995. Ia kemudian meraih gelar MBA Finance dari Leeds University Business School.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: