Kredit BNI Tembus Rp735 Triliun, Segmen Korporasi Melonjak Tajam!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI menunjukkan kinerja intermediasi yang positif sepanjang tahun 2024. Novita Widya Anggraini, Direktur Keuangan BNI, meng...
Kualitas aset BNI juga mengalami perbaikan dengan rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) yang stabil di level 2% hingga kuartal III-2024. Kredit berisiko atau Loan at Risk (LaR) juga turun menjadi 11,8%, sementara Cost of Credit (CoC) tetap terjaga di angka 1%. Selain itu, beban provisi BNI berhasil ditekan sebesar 19,7% YoY menjadi Rp5,4 triliun, menandakan manajemen risiko yang efektif.
Di sisi lain, kinerja positif kredit BNI turut ditopang oleh pertumbuhan dana murah (CASA), yang naik 5,5% YoY pada September 2024. Tabungan menjadi penopang utama pertumbuhan CASA, dengan kenaikan 7,4% YoY. Pertumbuhan ini menunjukkan kepercayaan nasabah terhadap layanan BNI yang terus berkembang.
Dengan kinerja yang stabil dan pertumbuhan yang sehat di berbagai segmen, BNI optimistis akan mampu mempertahankan momentum positif hingga akhir tahun 2024.
- 1
- 2
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya