Refinancing, Merdeka Copper Gold Terbitkan Obligasi Senilai Rp1,5 Triliun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Obligasi Berkelanjutan PT Merdeka Copper Gold (MDKA) IV Tahap V Tahun 2024 senilai Rp1,5 triliun akan ditawarkan kepada investor pada 19-20 Februari 2024. Pencatatan obligasi...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Obligasi Berkelanjutan PT Merdeka Copper Gold (MDKA) IV Tahap V Tahun 2024 senilai Rp1,5 triliun akan ditawarkan kepada investor pada 19-20 Februari 2024. Pencatatan obligasi MDKA di Bursa Efek Indonesia pada 26 Februari 2024. Ini adalah bagian dari penawaran umum Obligasi Berkelanjutan IV MDKA senilai total Rp15 triliun.
Direksi MDKA dalam prospektus tambahan rencana penawaran umum obligasi yang diumumkan, Jumat (02/2/2024), menjelaskan, obligasi tersebut terdiri atas Seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp750 miliar, memiliki tingkat bunga tetap sebesar 7,25% per tahun ย berjangka waktu 367 hari kalender, ย dan obligasi seri B sebesar Rp750 miliar dengan bunga tetap 9% per tahun memiliki tenor tiga tahun.
Menurut Direksi MDKA, bunga obligasi akan dibayarkan tiap tiga bulan dimana pembayaran bungan pertama dilakukan pada 23 Mei 2024, sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi, masing-masing pada 2 Maret 2025 untuk obligasi seri A dan 23 Februari 2027 untuk obligasi seri B.
- Lebih dari 86% BPR dan BPRS Sudah Penuhi Modal Inti Minimum hingga Juni 2026, OJ...
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Saham BAJA Kembali Diperdagangkan Hari Ini, BEI Cabut Suspensi
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi BRI Danareksa Sekuritas: Beli TI...
- Lebih dari 86% BPR dan BPRS Sudah Penuhi Modal Inti Minimum hingga Juni 2026, OJ...
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- MBMA Siapkan Rp651,68 Miliar untuk Lunasi Sukuk Jatuh Tempo Agustus 2026
- Saham BAJA Kembali Diperdagangkan Hari Ini, BEI Cabut Suspensi
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya