Sinergi dengan IIF, Arkora Hydro (ARKO) Siap Emisi Green Bond!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) siap menerbitkan obligasi berwawasan lingkungan (Green Bond). Upaya tersebut merupakan aksi nyata ARKO dalam melibatkan partisipasi marsayarakat lu...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) siap menerbitkan obligasi berwawasan lingkungan (Green Bond). Upaya tersebut merupakan aksi nyata ARKO dalam melibatkan partisipasi marsayarakat luas untuk turut serta mendukung industri hijau melalui instrumen investasi.
ARKO juga telah menerima pendanaan dari PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) dengan skema credit enhancement. ย ARKO menggunakan dana tersebut untuk pembangunan beberapa proyek hijau berbasis renewable energy seperti Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLMTH).
Dalam keterangan tertulis, Jumat (14/7/2023), Aldo Henry Artoko, Direktur Utama ARKO mengatakan, penerbitan Green Bond tersebut merupakan komitmen ARKO dalam mendukung serta menumbuhkembangkan Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL). Aksi korporasi ini sekaligus mengukuhkan posisi ARKO sebagai market leader penerapan environmental, social, and sustainability (ESG) di pasar modal Indonesia.
Adapun perusahaan Grup Astra ini akan menerbitkan Green Bond ini dalam tiga seri, dengan tenor masing-masing satu tahun, tiga tahun dan lima tahun. "Besar kupon Green Bond akan ditentukan kemudian," ungkap Aldo.
โGreen Bond merupakan upaya ARKO dalam mendukung sustainability ataupun keberlanjutan kehidupan manusia serta mendorong tingkat kemakmuran ataupun prosperity. Masyarakat dapat turut serta bersama ARKO dengan menjadi investor Green Bond untuk mendorong terciptanya pola bisnis berkelanjutan di dalam negeriโ katanya.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...