Terjun Bebas 1,96%, IHSG Sesi I Tertahan di 6.886,864
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham sesi pertama di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (06/2/2025) ditutup di posisi 6.886,864, anjlok 137,364 poin atau...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham sesi pertama di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (06/2/2025) ditutup di posisi 6.886,864, anjlok 137,364 poin atau terjun bebas 1,96%, dari penutupan Rabu (05/2/2025) di posisi 7.024,228.
Turunnya IHSG siang ini dipicu oleh anjloknya saham 403 dari 782 emiten yang sahamnya ditransaksikan pada sesi pertama, Kamis (06/2/2025). IHSG pada sesi I Kamis ini, sempat mencapai level tertinggi di 7.044,710 dan terendah di 6.881,954.
Penurunan IHSG siang ini, menurut data RTI Business, antara lain dipicu oleh melemahnya harga saham BBCA sebesar 1,92% jadi Rp8.950 per saham. BBRI turun 2,66% jadi Rp4.030, BMRI turun 7,24% jadi Rp5.125, BBNI turun 3,78% jadi Rp4.330, AMMN turun 0,34% jadi Rp7.225, dan TLKM turun 1,91% ke harga Rp2.570 per saham.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...