Wall Street Berakhir Mixed, Nasdaq Ditutup Turun!
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street berakhir mixed pada penutupan perdagangan Jumat (10/5/2024) waktu setempat atau Sabtu pagi (11/5/2024) WIB. Mengutip CNBC International, Indeks Dow Jones Industr...
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street berakhir mixed pada penutupan perdagangan Jumat (10/5/2024) waktu setempat atau Sabtu pagi (11/5/2024) WIB.
Mengutip CNBC International, Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) di Bursa Efek New York, AS naik 125,08 poin atau 0,32%, menjadi 39.512,84 poin. Indeks S&P 500 (SPX), menguat sebesar 8,60 poin atau 0,16% mencapai 5.222,68 poin. Adapun indeks komposit Nasdaq (IXIC), turun tipis sebesar 5,40 poin atau 0,03% menjadi 16.340,87 poin.
Sepanjang pekan lalu, DJIA mencatat kenaikan sebesar 2,16%, menjadi minggu terbaiknya sejak Desember, serta pekan positif keempat berturut-turut. S&P 500 dan Nasdaq Composite juga mengalami lonjakan selama tiga minggu secara beruntun, dengan kenaikan masing-masing mencapai 1,85% dan 1,14%.
Namun, antusiasme investor sedikit mereda setelah data sentimen konsumen yang dirilis pada pagi Jumat menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam ekspektasi inflasi. Angka awal Mei untuk indeks sentimen konsumen University of Michigan menunjukkan angka 67,4. Ini jauh di bawah prediksi Dow Jones sebesar 76, dan merupakan bacaan terendah dalam enam bulan terakhir.
Menurut Brian Nick, analis senior di Macro Institute, data tersebut bisa menjadi indikasi bahwa "inflasi tidak bergerak ke arah yang benar." Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa kondisi ekonomi akan terus memburuk, dan meningkatkan kecemasan tentang inflasi yang bisa berdampak negatif pada saham atau obligasi.
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- Wall Street Menguat Tajam: S&P 500 dan Dow Jones Tembus Level Tertinggi Sepanjan...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Mayoritas Bursa Asia Menghijau, Kosdaq Melonjak 5,8% dan Kospi Naik 1,62%
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...