back to top

Harga Emas Menguat 1,2%, Sentimen The Fed dan Ukraina Berperan

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia bergerak naik pada perdagangan Senin (24/11/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (25/11/2025) WIB. Sentimen pasar mengarah pada ekspektasi pemangkasan suku bunga Amerika Serikat bulan depan. Pelemahan dolar ikut membuat emas lebih menarik bagi pemegang mata uang lain.

Mengutip CNBC International, harga emas di pasar spot tercatat naik 1.2% ke US$4.113,59 per ounce pada pukul 13.51 EST. Kontrak emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman Desember ikut naik 0.9% ke US$4.115,4 per ounce.

Indeks dolar melemah tipis sehingga logam mulia yang dihargai dalam dolar terasa lebih terjangkau bagi investor global.

Kepala Strategi Komoditas TD Securities Bart Melek melihat pasar makin yakin arah kebijakan The Federal Reserve akan berubah. Ia mengatakan pasar menilai The Fed berada di jalur untuk memangkas suku bunga pada Desember. Ia menambahkan kombinasi ekspektasi suku bunga rendah dan dolar yang melemah ikut mendorong kenaikan harga emas.

Presiden The Federal Reserve New York John Williams sebelumnya menyampaikan suku bunga Amerika Serikat bisa turun dalam waktu dekat tanpa mengganggu target inflasi. Pernyataan itu memberi sinyal kondisi pasar tenaga kerja tetap bisa terjaga.

Peluang pemangkasan suku bunga Desember mencapai 79% berdasarkan CME FedWatch.

Emas sebagai aset tanpa imbal hasil biasanya menguat saat suku bunga turun dan ketika ketidakpastian geopolitik meningkat.

Investor kini menunggu rilis sejumlah data ekonomi Amerika Serikat yang tertunda akibat penutupan pemerintahan. Data penting seperti penjualan ritel, klaim pengangguran dan indeks harga produsen dijadwalkan dirilis pekan ini.

Di sisi geopolitik, Amerika Serikat dan Ukraina kembali membahas rencana damai yang telah direvisi pada Senin. Kedua pihak mencoba menyempurnakan proposal sebelumnya yang dinilai terlalu memberi keuntungan untuk Moskow.

Analis StoneX Rhona O’Connell melihat harga emas masih bergerak dalam rentang sempit meski sentimen positif terus muncul. Ia menilai dinamika kebijakan The Fed dan situasi geopolitik, terutama terkait Ukraina, membuat emas tetap diminati. Namun menurut pandangannya harga masih cenderung berada dalam kisaran US$4.000 hingga US$4.100.

Harga spot silver naik 0.8% ke US$50,41 per ounce. Platinum menguat 2.1% ke US$1.542,75 per ounce, sementara palladium naik 1.3% ke US$1.392,36.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Menanti Hasil Perundingan Nuklir AS-Iran, Harga Emas Dunia Bergerak Stabil

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia bergerak stabil pada...

Perundingan Nuklir AS-Iran Diperpanjang, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia turun tipis sekitar...

Harga Emas Dunia Meroket Lagi, Investor Cari Aman di Tengah Tarif Baru AS dan Konflik Iran

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia kembali menguat pada...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru