spot_img

Antrean Rights Issue di BEI Tinggal Satu, Minat Emiten Mulai Surut?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat antrean atau pipeline penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) alias rights issue makin menipis. Hingga 20 Februari 2026, tercatat hanya ada 1 perusahaan dalam antrean rights issue.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, menyampaikan perkembangan tersebut dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (22/2/2026).

Data BEI menunjukkan, sampai 20 Februari 2026 sudah ada 3 perusahaan tercatat yang menerbitkan rights issue dengan total nilai Rp3,75 triliun.

“Kemudian untuk Rights Issue, per tanggal 20 February 2026 telah terdapat 3 perusahaan tercatat yang telah menerbitkan rights issue dengan total nilai Rp3.75 Triliun,” ujar Nyoman.

Sementara itu, dalam pipeline saat ini tersisa 1 perusahaan yang bersiap melakukan rights issue. Emiten tersebut berasal dari sektor Properties & Real Estate.

Komposisi pipeline rights issue berdasarkan sektor menunjukkan tidak ada antrean dari sektor Basic Materials, Consumer Cyclicals, Consumer Non-Cyclicals, Energy, Financials, Healthcare, Industrials, Infrastructures, Technology, maupun Transportation & Logistic.

Hanya sektor properti yang tercatat memiliki 1 perusahaan dalam pipeline.

“1 Perusahaan dari sektor Properties & Real Estate,” imbuh Nyoman.

Dengan komposisi tersebut, sektor properti menjadi satu-satunya sektor yang masih aktif dalam antrean rights issue saat ini.

Rights issue menjadi salah satu strategi emiten untuk memperkuat struktur permodalan, mendukung ekspansi usaha, hingga memperbaiki kondisi keuangan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Top Gainers Sepekan, Saham BEEF Melonjak 71,25%, COCO dan NTBK Ikut Bersinar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Perjalan transaksi saham selama sepekan, periode...

Pengendali BMSR Alihkan 685,19 Juta Saham ke Cakra Semesta Indonesia, Nilai Transaksi Rp193 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Chance Stand Finance Limited, pemegang saham pengendali...

Tunggal Jaya Investama Borong 3,79 Juta Saham IMPC, Kepemilikan Naik Jadi 37,88%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Tunggal Jaya Investama,  salah satu pemegang PT...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru