Bursa Saham Eropa Kompak Ditutup Menguat, Usai Harga Minyak Turun

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup menguat pada akhir perdagangan Kamis (30/4/2026) waktu setempat. Indeks utama berhasil bangkit dari pelemahan sesi sebelumnya. Investor mencermati perkembangan konflik Iran, deretan laporan keuangan emiten, serta keputusan bank sentral.

Mengutip CNBC International, indeks Stoxx Europe 600 yang berisi saham-saham utama di Eropa berakhir naik 1,38% ke posisi 611,28. Mayoritas bursa regional bergerak positif. Indeks CAC 40 Perancis naik 0,53% ke level 8.114,84. FTSE MIB Italia melonjak 0,94% ke posisi 48.246,12.

Indeks FTSE 100 Inggris menguat 1,62% ke level 10.378,82. DAX Jerman tumbuh 1,41% ke posisi 24.292,38. Sementara itu, IBEX 35 Spanyol meningkat 0,78% ke level 17.781,00.

Harga minyak mentah Brent sempat menyentuh rekor tertinggi masa perang di atas USD 126 per barel. Lonjakan ini terjadi menyusul laporan militer Amerika Serikat (AS) akan memberi pengarahan kepada Presiden Donald Trump mengenai potensi tindakan terhadap Iran. Kekhawatiran akan dimulainya kembali konflik bersenjata dan kelanjutan blokade pelabuhan Iran sempat menekan pasar.

Namun, harga minyak kemudian melandai. Kontrak berjangka Brent untuk bulan Juni turun 3,3% menjadi USD 114,18 per barel. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) AS juga turun 2,1% ke posisi USD 104,61 per barel.

Di sektor korporasi, saham Magnum Ice Cream Company melonjak 11,5%. Pertumbuhan penjualan organik perusahaan pada kuartal pertama naik 4,5% secara tahunan mencapai 1,77 miliar.

Sebaliknya, saham Stellantis justru turun 6,4% meskipun pendapatan operasionalnya melampaui estimasi konsensus. Perusahaan induk merek Jeep dan Peugeot ini mencatat kenaikan pendapatan bersih sebesar 6% secara tahunan.

Saham Volkswagen naik 0,8% meski melaporkan penurunan laba 14% dibandingkan tahun lalu. Raksasa otomotif Jerman ini membukukan laba kuartal pertama sebesar 2,5 miliar euro atau sekitar USD 2,92 miliar. Hasil tersebut berada di bawah perkiraan para analis.

Sektor perbankan Perancis mencatat penurunan setelah merilis laporan keuangan. Saham BNP Paribas turun 1,4% dan Societe Generale merosot 3,59%. Laba BNP Paribas naik 9% menjadi 3,22 miliar euro, sementara laba bersih grup Societe Generale mencapai 1,69 miliar euro.

Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank of England (BoE) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan. Keputusan ini sesuai dengan ekspektasi pasar. Perang Iran dinilai masih menjadi dilema bagi para pengambil kebijakan.

Data awal menunjukkan pertumbuhan ekonomi zona euro tersendat dalam beberapa bulan terakhir. Produk Domestik Bruto (PDB) wilayah mata uang tunggal ini hanya tumbuh 0,1% pada kuartal pertama. Sementara itu, inflasi zona euro meningkat menjadi 3% pada April, naik dari 2,6% pada bulan Maret.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Futures Wall Street Menguat Usai S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Kontrak berjangka (futures) bursa saham...

Wall Street Menghijau: S&P 500 Lewati 7.200, Dow Jones Melonjak 790 Poin

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru