STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia bergerak stabil pada perdagangan Kamis (14/5/2026) waktu setempat atau Jumat pagi (15/5/2026) WIB. Pelaku pasar mencermati perkembangan terbaru di Timur Tengah, sekaligus menunggu hasil pertemuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping.
Mengutip CNBC International, harga emas spot turun tipis 0,1% menjadi USD 4.680,26 per ons troi. Sementara itu, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Juni melemah 0,4% ke level USD 4.686,20 per ons troi.
Nilai tukar dolar AS menguat 0,3% pada perdagangan tersebut. Penguatan mata uang Negeri Paman Sam membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga menekan pergerakan logam mulia.
Di sisi lain, harga minyak dunia sempat melemah setelah media pemerintah Iran melaporkan sekitar 30 kapal telah melintasi Selat Hormuz. Laporan itu muncul meskipun terdapat kabar mengenai serangan di kawasan tersebut.
Global Head of Commodity Strategy TD Securities, Bart Melek, menilai ketegangan di Timur Tengah menjadi faktor penting yang memengaruhi harga emas.
“Ada risiko penurunan signifikan pada emas jika konflik Timur Tengah ini tidak terselesaikan,” ujar Melek.
Harapan pasar terhadap pemangkasan suku bunga AS juga mulai memudar. Data CME FedWatch Tool menunjukkan perubahan ekspektasi investor setelah inflasi produsen dan konsumen AS pada April meningkat akibat kenaikan biaya energi.
Emas selama ini dipandang sebagai instrumen lindung nilai terhadap inflasi. Namun, suku bunga yang tinggi cenderung menekan harga emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil.
Senior Market Analyst di Tradu.com, Nikos Tzabouras, menilai harga emas belum memiliki arah yang jelas.
“Emas kehilangan arah yang jelas karena pasar menimbang ketidakpastian geopolitik yang berkepanjangan, dampak ekonomi dari konflik Timur Tengah, dan harapan bahwa pertemuan Trump-Xi dapat membantu membuka jalan menuju penyelesaian,” tulis Tzabouras dalam catatannya.
Dalam pertemuan tersebut, Xi Jinping menyatakan pembicaraan dagang menunjukkan kemajuan. Namun, ia menegaskan bahwa perselisihan terkait Taiwan berpotensi mengganggu hubungan kedua negara. Ringkasan pembicaraan dari pihak AS tidak menyinggung isu tersebut.
Logam mulia lainnya juga melemah. Harga perak spot turun 3,6% menjadi USD 84,84 per ons troi. Platinum merosot 3,1% ke USD 2.071,53 per ons troi, sedangkan paladium terkoreksi 3,5% ke USD 1.447,52 per ons troi.
