STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) mencatatkan perbaikan kinerja keuangan sepanjang tahun buku 2025. Perseroan berhasil memangkas rugi bersih sebesar 56,97% menjadi USD 494.737 dibandingkan rugi bersih USD 1,15 juta pada tahun 2024. Rugi per saham tercatat relatif stabil di level USD 0 per saham.
Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025 yang dipublikasikan pada laman BEI, Jumat (15/5/2026), pendapatan usaha CANI mencapai USD 1,72 juta pada 2025. Nilai tersebut turun 8,45% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD 1,88 juta.
Pendapatan Perseroan sepanjang tahun lalu seluruhnya berasal dari jasa penyewaan kapal kepada pihak ketiga dan pihak berelasi. Kontributor terbesar berasal dari PT Meindo Elang Indah sebesar USD 512.216 atau 29,70% dari total pendapatan, disusul PT Hafar Daya Konstruksi sebesar USD 487.838 atau 28,29%, serta PT Awak Samudera Transportasi sebesar USD 371.716 atau 21,55%.
Penurunan rugi bersih ditopang langkah efisiensi yang dilakukan manajemen. Beban pokok pendapatan turun signifikan menjadi USD 2,11 juta pada 2025 dari USD 2,68 juta pada tahun sebelumnya. Penurunan tersebut terutama dipicu berkurangnya biaya penyusutan, gaji awak kapal, serta biaya bahan bakar.
Efisiensi juga tercermin pada beban umum dan administrasi yang turun menjadi USD 181.207 dari USD 313.847 pada tahun sebelumnya. Selain itu, kinerja Perseroan turut ditopang laba selisih kurs bersih sebesar USD 60.508, berbanding terbalik dengan rugi selisih kurs sebesar USD 35.994 pada 2024.
Meski kerugian berhasil ditekan, CANI masih menghadapi tantangan pada struktur permodalan. Perseroan mencatatkan defisiensi modal sebesar USD 34,02 juta per Desember 2025, meningkat dibandingkan posisi Juni 2025 yang sebesar USD 33,52 juta.
“Kondisi tersebut mengindikasikan adanya suatu ketidakpastian material yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya,” tulis laporan auditor independen dari KAP Irwanto & Rekan.
Dari sisi neraca, total aset CANI per 31 Desember 2025 tercatat sebesar USD 7,89 juta, turun 12,91% dibandingkan posisi 30 Juni 2025 sebesar USD 9,06 juta. Penurunan terutama dipengaruhi berkurangnya nilai buku aset tetap yang menjadi USD 5,22 juta.
Sementara itu, total liabilitas Perseroan per akhir 2025 tercatat sebesar USD 41,92 juta, turun tipis dari USD 42,59 juta pada Juni 2025. Mayoritas liabilitas tersebut berasal dari utang non-usaha kepada pihak berelasi yang mencapai USD 39,36 juta.
Manajemen menegaskan komitmennya menjaga kelangsungan usaha melalui sejumlah langkah strategis. Direktur Utama Ang Ah Nui bersama Direktur Yanuar Chayadi Wijaya menyatakan Perseroan akan terus meningkatkan pemeliharaan kapal dan sarana penunjang secara berkesinambungan guna mendukung kegiatan bisnis yang lebih optimal.
