spot_img

Hari Ini, MNC Kapital Indonesia (BCAP) Catatkan Obligasi Rp100 Miliar di BEI, Kupon Hingga 11,75%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Hari ini, Jumat 10  Juli 2026, Obligasi Berkelanjutan VI Tahap  I Tahun 2026 PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) senilai Rp100 miliar dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).  Ini merupakan bagian dari penawaran umum obligasi berkelanjutan BCAP VI senilai total Rp1,5 triliun.

Berdasarkan pengumuman yang disampaikan ke BEI, Kamis 9 Juli 2026, obligasi BCAP  terdiri atas seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp70 miliar memiliki bunga  tetap 11,25% per tahun dan berjangka waktu tiga tahun, dan seri B senilai Rp30 miliar dengan tenor lima tahun dan bunga tetap 11,75% per tahun.

Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumiah Pokok Obligasi. Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan. Pembayaran bunga pertama akan dilakukan pada tanggal 9 Oktober 2026, sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo masing-masing seri Obligasi adalah pada tanggal 9 Juli 2029 untuk Obligasi Seri A dan 9 Juli 2031 untuk Obligasi Seri B. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.

Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, sebesar Rp24,375 miliar untuk melunasi Obligasi Berkelanjutan IV MNC Kapital Indonesia Tahap I Tahun 2023 (Seri B), yang akan jatuh tempo tanggal 19 Januari 2027.

Sebesar Rp72,855 miliar untuk melunasi Obligasi Berkelanjutan IV MNC Kapital Indonesia Tahap II Tahun 2024 (Seri B), senilai  Rp98,140 miliar yang akan jatuh tempo tanggal 2 Juli 2027.

Bertindak sebagai Penjamin emisi obligasi VI BCAP Tahap I Tahun 2026 adalah PT MNC Sekuritas,  dan PT Bank Rakyat Indonesai Tbk (BBRI) sebagai wali amanat.

Ditinjau dari sisi keuangan, BCAP memiliki kinerja keuangan yang solid pada 2025. Perseroan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp3,76 triliun pada 2025, tumbuh 16,17% dari Rp3,24 triliun pada tahun 2024. Laba BCAP yang dapat diatribusikan kepada pemilik  entitasinduk melonjak 193,8% jjadi Rp256,05 miliar pada 2025, dibanding Rp87,14 miliar pada 2024.

Dari sisi neraca keuangan, total asset BCAP  sebesar Rp29,04  triliun per Desember 2025. Jumlah liabilitas dan ekuitas BCAP, masing-masing sebesar Rp23,62 triliun dan Rp5,42 triliun.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Asuransi Harta Aman (AHAP) Gelar Right Issue Rp175 Miliar untuk Perkuat Modal Kerja

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP)...

OJK Sita Aset Rp114,55 Miliar, Bos Asuransi Jiwa Prolife Jadi Tersangka

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah melakukan...

Dian Swastatika (DSSA) Catatkan Obligasi dan Sukuk di BEI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Besok, Kamis  9 Juli 2026 PT Dian...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru