ABM Investama Bagi Dividen Rp295 per Saham. Ini Jadwalnya!
STOCKWATCH.ID (JAKATA) - PT ABM Investama Tbk (ABMM) akan membagikan dividen tunai untuk periode tahun buku 2023 sebesar Rp812,183 miliar (Rp295 per saham) pada 14 Juni 2024. Rindra Donovan, Sekretar...
STOCKWATCH.ID (JAKATA) - PT ABM Investama Tbk (ABMM) akan membagikan dividen tunai untuk periode tahun buku 2023 sebesar Rp812,183 miliar (Rp295 per saham) pada 14 Juni 2024.
Rindra Donovan, Sekretaris Perusahaan ABMM, dalam keterbukaan informasi di laman BEI, dikutip Selasa (21/5/2024) mengemukakan, pembagian dividen ini sesuai dengan hasil RUPST ABMM yang digelar pada 15 Mei 2024.
Menurut Rindra, cum dan ex dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi masing-masing ditetapkan pada 27 Mei dan 28 Mei 2024, sedangkan cum dan ex dividen di Pasar Tunai pada 29 Mei dan 30 Mei 2024.
"Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai adalah pemegang saham yang namanya tercatat pada 29 Mei 2024. Pembayaran dividen tunai sebesar Rp295 per saham akan dilaksanakan pada 14 Juni 2024," katanya.
Sebagai informasi, ABMM membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar US$289 juta pada 2023. Saldo laba ditahan tercatat US$100 ribu. Adapun ekuitas ABMM mencapai US$758,926 juta per 31 Desember 2023. (yan)
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...