Bos Panorama Sentrawisata Borong 11,7 Juta Saham PANR, Ini Tujuannya!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Satrijanto Tirtawisata, Komisaris Utama PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) membeli 11,7 juta saham emiten industri pariwisata itu melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 3,6,...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Satrijanto Tirtawisata, Komisaris Utama PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) membeli 11,7 juta saham emiten industri pariwisata itu melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 3,6,7, dan 9 Januari 2025.
Menurut laporan keterbukaan informasi yang disampaikan manajemen PANR ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumatย (10/1/2025), Satrijanto Tirtawisata membeli sebanyak 500 ribu dan 900 ribut unit saham PANR, masing-masingย pada tanggal 3 dan 6 Januari 2025. Selanjutnya, pembelian dilakukan Satrijanto pada tanggal 7 Januari 2025 sebanyak 300 ribu unit, dan 1 juta unit pada 9 Januari 2025
"Tujuan pembelian saham PANR senilai Rp8,4 miliar itu adalah meningkatkan investasi dengan status kepemilikan saham langsung.โ tulis Satrijanto dalam laporannya.
Setelah transaksi ini, kepemilikan Satrijanto Tirtawisata atas sahamย PANR meningkat jadi 102.116.300 unit dari sebelumnya 108.416.300 saham.
Dikutip dari laporan keuangan per September 2024, pemegang saham emiten industri pariwisata beraset Rp1,8 triliun per September 2024 itu adalah sebagai berikut,ย PT Panorama Tirta Anugerah sebesar 44,25%, Satrijanto Tirtawisata sebesar 7,81%, Budijanto Tirtawisata sebesar 6,97%, Ramajanto Tirtawisata sebesar 6,76%, dan investor publik sebesar 34,21%.
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BEI Cabut Status Pemantauan Khusus RDTX dan PDES Mulai 6 Agustus 2026
- Pengendali Borong 700 Ribu Saham KDTN, Kini Kuasai 35,97%
- BEI Tunjuk Maybank Sekuritas Jadi Liquidity Provider 20 Waran Terstruktur, Berla...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BEI Cabut Status Pemantauan Khusus RDTX dan PDES Mulai 6 Agustus 2026
- Pengendali Borong 700 Ribu Saham KDTN, Kini Kuasai 35,97%
- BEI Tunjuk Maybank Sekuritas Jadi Liquidity Provider 20 Waran Terstruktur, Berla...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...