Ditopang Pendapatan Bunga dan Efisiensi, Laba OCBC (NISP) Naik Jadi Rp1,36 Triliun di Kuartal I 2026
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) membukukan laba bersih sebesar Rp1,36 triliun pada kuartal I 2026. Perolehan ini tumbuh 5% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar Rp1,...
Presiden Direktur OCBC, Parwati Surjaudaja, menyampaikan kinerja ini menunjukkan kekuatan model bisnis bank yang seimbang antara pertumbuhan dan kehati-hatian. "Kami melihat momentum pertumbuhan yang tetap terjaga di awal tahun 2026, baik dari sisi intermediasi maupun penghimpunan dana," ujarnya di Jakarta, Rabu (29/4/2026).
Dari sisi neraca, total aset OCBC per Maret 2026 menembus Rp312,87 triliun. Angka ini tumbuh 7% dibandingkan posisi Maret 2025 sebesar Rp293,09 triliun.
Penyaluran kredit bruto (Total Loans Gross) meningkat 1% menjadi Rp171 triliun. Sementara itu, total ekuitas perseroan tumbuh signifikan 12% menjadi Rp44,6 triliun.
Sisi pendanaan juga menunjukkan performa positif. Total Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp226,39 triliun atau naik 4% YoY. Pertumbuhan ini didorong oleh dana murah (CASA) yang melonjak 29% menjadi Rp140,17 triliun.
"Peningkatan CASA menunjukkan kepercayaan nasabah yang semakin kuat terhadap layanan kami," tambah Parwati.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...