Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Paruh Pertama 2026

Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Paruh Pertama 2026
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)
Bacakan Artikel

Meskipun ekspansi kredit cukup kencang, BNI tetap menjaga kualitas aset. Rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) Gross berada di level stabil 1,9%. Sementara itu, Loan at Risk (LaR) membaik signifikan dari 11,0% menjadi 8,1% pada Juni 2026.

Rasio keuangan penting lainnya menunjukkan kinerja yang sehat. Pengembalian atas ekuitas (Return on Average Equity/ROAE) naik menjadi 13,4% dari sebelumnya 12,8%. Namun, margin bunga bersih (Net Interest Margin/NIM) mengalami sedikit tekanan ke level 3,6% dibanding 1H25 yang sebesar 3,8%.

Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) berada di level 18,1%, masih jauh di atas ketentuan regulator. Sedangkan rasio pinjaman terhadap simpanan (Loan to Deposit Ratio/LDR) berada pada posisi 87,7%.

BNI mematok target pertumbuhan kredit di rentang 8,0% - 10,0% sepanjang tahun ini. Adapun biaya kredit (Cost of Credit) akan dijaga pada ย kisaran 1,0% - 1,2%.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: