STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Ludijanto Setijo melakukan aksi divestasi besar-besaran pada kepemilikan sahamnya di PT Indo Acidatama Tbk (SRSN). Pemegang saham pengendali ini melepas hampir seluruh koleksi sahamnya dalam tiga tahap transaksi.
Berdasarkan laporan keterbukaan informasi, Ludijanto melakukan aksi jual pada 12 Mei dan 13 Mei 2026. Total nilai transaksi dari pelepasan saham tersebut mencapai Rp3.303.997.400 atau sekitar Rp3,30 miliar.
Pada transaksi pertama tanggal 12 Mei 2026, ia menjual 23.457.400 lembar saham di harga Rp67 per saham. Dari tahap ini, Ludijanto meraup dana Rp1,57 miliar. Harga penjualan tersebut berada di atas harga pasar. Saat itu, saham SRSN ditutup melemah 2,94% ke level Rp66 per saham.
Aksi pelepasan berlanjut pada 13 Mei 2026 melalui dua kali transaksi. Pertama, ia menjual 5.232.300 lembar saham di harga Rp68 per saham dengan nilai Rp355,79 juta. Kedua, ia melepas 20.545.600 lembar saham di harga Rp67 per saham senilai Rp1,37 miliar.
Berbeda dengan hari sebelumnya, penjualan pada 13 Mei dilakukan di bawah harga penutupan pasar. Saham SRSN pada hari tersebut melonjak 9,09% dan berakhir di posisi Rp72 per saham.
Aksi ini menyebabkan porsi kepemilikan Ludijanto di SRSN menyusut drastis. Sebelum transaksi, ia menguasai 49.235.312 lembar saham atau setara 0,817%. Setelah divestasi, kepemilikannya kini tersisa hanya 12 unit saham atau 0,00%.
Meski porsi sahamnya berkurang signifikan, status Ludijanto sebagai pengendali perusahaan tidak berubah. Dalam laporannya, ia menegaskan tetap mempertahankan posisi sebagai pemegang saham pengendali PT Indo Acidatama Tbk (SRSN).
“Tujuan transaksi: Divestasi,” tulis Ludijanto dalam laporan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (15/5/2026).
Ia juga menyatakan tanggung jawab penuh atas laporan tersebut. “Menjamin kebenaran atas seluruh data, informasi, keterangan dan/atau dokumen yang dilaporkan,” ungkapnya.
