Drama Berantai 13 Jam di Lantai Bursa, Dirut BEI dan Petinggi OJK Mundur Massal
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Pasar modal Indonesia diguncang drama besar sepanjang hari Jumat (30/1/2026). Jajaran pimpinan tertinggi Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengundur...
Langkah ini diikuti oleh Inarno Djajadi dan Deputi Komisioner Pengawas Emiten, I.B. Aditya Jayaantara. Ketiganya kompak meninggalkan kursi kepemimpinan otoritas tertinggi jasa keuangan tersebut. Pengunduran diri ini telah disampaikan sesuai prosedur Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 (UU P2SK).
โPengunduran diri ini merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung terciptanya langkah pemulihan yang diperlukan,โ tulis Mahendra Siregar dalam keterangan resminya.
Meskipun pucuk pimpinan kosong, OJK menegaskan fungsi pengawasan tetap berjalan. Tugas dan tanggung jawab pimpinan untuk sementara akan dijalankan sesuai tata kelola yang berlaku. OJK berkomitmen menjaga kepercayaan publik dan stabilitas sektor keuangan nasional di tengah masa transisi ini.
Ternyata, rentetan drama ini masih menyisakan satu babak terakhir. Pada pukul 21.00 WIB, biro humas OJK kembali merilis informasi penting. Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara menyusul langkah rekan-rekannya dengan menyatakan mengundurkan diri.
Hanya dalam waktu kurang dari 13 jam, pucuk pimpinan pasar modal dan otoritas keuangan Indonesia berganti wajah. Pengunduran diri massal ini menjadi catatan sejarah baru dalam industri keuangan tanah air. Kini pasar menanti langkah nyata dari para pelaksana tugas untuk memulihkan kepercayaan investor di tengah ancaman degradasi oleh MSCI.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...