BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan Ekspor
Secara triwulanan, pertumbuhan ekonomi sebesar 3,73% ditopang oleh lapangan usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yang tumbuh 12,26%. Dari sisi pengeluaran, Konsumsi Pemerintah juga mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 15,08%.
Untuk periode semester I-2026, ekonomi Indonesia tumbuh 5,45% dibanding semester I-2025 (c-to-c). Dari sisi produksi, lapangan usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 11,83%. Sementara dari sisi pengeluaran, Konsumsi Pemerintah meningkat 18,62%.
BPS juga mencatat kelompok provinsi di Pulau Jawa masih mendominasi struktur ekonomi nasional pada triwulan II-2026 dengan kontribusi 56,47% terhadap PDB Indonesia. Kawasan ini sekaligus mencatat pertumbuhan ekonomi 5,65% secara tahunan.
Menanggapi data tersebut, Ryan Kiryanto, Ekonom Senior, Praktisi Perbankan, dan Associate Faculty LPPI, menilai capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II-2026 menunjukkan kinerja yang tetap kuat di tengah ketidakpastian global.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Dukung Program 3 Juta Rumah, KPR BTN dan Danantara Sasar Kelompok Disabilitas
- BRIncubator 2026 Dimulai, BRI Perkuat UMKM Naik Kelas hingga Siap Ekspor
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham