FITT Jual Aset Hotel Rp70,3 Miliar, Siap Masuk ke Bisnis Tambang Nikel
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) bersiap melakukan transformasi bisnis besar-besaran. Emiten perhotelan ini berencana menjual aset hotelnya di Majalengka dan beralih k...
Iqro Haikal Sulaiman, Rekan KJPP Edi Andesta dan Rekan, telah melakukan penilaian terhadap aset milik VTP. Nilai pasar alat berat dan kendaraan perusahaan tambang tersebut mencapai Rp56,83 miliar. Aset ini terdiri atas 64 unit alat berat dan 7 unit kendaraan operasional.
โUntuk memberikan pendapat yang objektif mengenai opini Nilai Pasar objek penilaian,โ ujar Iqro dalam ringkasan eksekutif laporan penilaiannya.
Kinerja keuangan VTP menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat. Pada tahun 2025, perusahaan ini berhasil meraup pendapatan operasional Rp128,38 miliar. Laba bersih yang dikantongi mencapai Rp85,88 miliar.
Pencapaian ini berbalik positif dibandingkan tahun 2024. Saat itu, VTP masih mencatat rugi bersih sebesar Rp13,25 miliar. Per akhir 2025, total aset VTP tercatat Rp168,55 miliar dengan jumlah ekuitas Rp92,62 miliar.
Direktur FITT, Sukino, menjamin laporan keuangan perusahaan yang akan diakuisisi telah memenuhi standar. โLaporan keuangan perusahaan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK-EP),โ tulis Sukino dalam surat pernyataan direksi, dikutip Minggu (21/6/2026).
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...