Gunawan Dianjaya Steel Bidik Penjualan Rp2,5 Triliun pada 2024
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (GDST) membidik penjualan sebesar Rp2,5 triliun padan 2024. Target Perseroan tersebut, 0,79% lebih rendah dibanding penjualan Rp2,52 t...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (GDST) membidik penjualan sebesar Rp2,5 triliun padan 2024. Target Perseroan tersebut, 0,79% lebih rendah dibanding penjualan Rp2,52 triliun pada tahun 2023. Adapun laba setelah pajak Perseroan diproyeksikan sebesar Rp125 miliar pada 2024.
Direksi GDST dalam materi paparan publik disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (05/9/2024) mengungkapkan, pihaknya optimistis dapat mencapai target penjualan maupun laba tahun ini.
Menurut Direksi, untuk mencapai target penjualan dan laba di atas, Perseroan akan tetap aktif memelihara dan meningkatkan hubungan baik dengan customer loyal terutama pengguna akhir untuk meningkatkan penjualan domestik.
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...