IHSG Dibuka di Zona Merah di Awal Perdagangan
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pada pembukaan perdagangan pagi ini, Senin (14/8/2023), pukul 9:01 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah ke level 6.879,58, atau melemah tipis 0,27%, d...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pada pembukaan perdagangan pagi ini, Senin (14/8/2023), pukul 9:01 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah ke level 6.879,58, atau melemah tipis 0,27%, dari penutupan Jumat (11/8) di posisi 6.879,98. Menurut data StockWatch, pada pembukaan perdagangan hari ini, sebanyak 2,66 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 184 ribu, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp1,46 triliun. Tercatat sebanyak 239 saham terkoreksi, sebanyak 196 saham menguat dan sebanyak 221 saham tetap tidak berubah. Fanny Suherman, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, dalam laporan riset yang dipublikasikan hari ini mengemukakan, level support berada 6.850-6.870 dan resistance di 6.900-6.950. Adapun indeks Nikkei dibuka menguat 0,84% dan KOSPI melemah 0,4% pada Senin (14/8) pagi. โIHSG diprediksi masih bergerak sideways antara 6.850-6.950 pada perdagangan saham hari ini,โ ujar Fanny. Pada Jumat (11/8), pasar AS bergerak sideways. Dow Jones menguat 0,3%, S&P 500 melemah 0,11%, dan Nasdaq melemah 0,56%. Nasdaq ditutup lebih rendah, karena saham-saham semikonduktor yang melemah.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...