IHSG Pagi Ini Amblas 0,28% di Level 7.238,594
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pada pembukaan perdagangan pagi ini, Selasa (17/12/2024), pukul 9:00 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah. Hingga pukul 09.15 WIB, IHSG terpantau di l...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pada pembukaan perdagangan pagi ini, Selasa (17/12/2024), pukul 9:00 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah. Hingga pukul 09.15 WIB, IHSG terpantau di level 7.238,594 melemah 20,037 poin atau turun 0,28%, dari penutupan Senin (16/12/2024) di posisi 7.258,631.
Menurut data RTI Business, hingga waktu tersebut di atas, sebanyak 1,512 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 152 kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp1,210 triliun. Tercatat sebanyak 204 saham melemah, sebanyak 182 saham menguat dan sebanyak 197 saham tetap tidak berubah.
Sejumlah saham yang mengalami penurunan harga pagi ini, diantaranya BBCA turun 0,99% jadi Rp10.000 per saham. TLKM turun 1,13% jadi Rp2.630, BBRI turun 0,47% jadi Rp4.230, BMRI turun 0,82% jadi Rp6.025, dan BBNI turun 2,80% ke harga Rp4.510 per saham.
Sedangkan beberapa yang harga sahamnya naik adalah RAJA menguat 0,35% jadi Rp2.870 per saham. BUMI naik 2,16% jadi Rp141, BREN naik 0,59% jadi Rp8.475 per saham.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...