IHSG Uji Resistance 7.120 di Tengah Tekanan Rupiah, Cek Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Hari Ini!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia diprediksi akan menguji level resistance pada perdagangan Rabu (6/5/2026). Pergerakan indeks hari ini diperkirakan mas...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia diprediksi akan menguji level resistance pada perdagangan Rabu (6/5/2026). Pergerakan indeks hari ini diperkirakan masih fluktuatif di tengah tekanan nilai tukar rupiah.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menyebutkan bahwa IHSG masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan dalam jangka pendek.
โIHSG berpotensi mencoba menembus resistance di kisaran 7.100โ7.120,โ ujar Fanny dalam risetnya, Rabu (6/5/2026).
Namun demikian, ia mengingatkan pelaku pasar untuk tetap berhati-hati. Pelemahan rupiah menjadi salah satu faktor risiko yang dapat menahan laju penguatan indeks.
โWaspadai jika gagal menembus resistance, karena IHSG masih berpotensi terkoreksi, terutama dengan nilai tukar rupiah yang mendekati Rp17.500 per dolar AS,โ tambahnya.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah