Investor Tembus 28,3 Juta, Ini Strategi OJK & SRO Jaga Resiliensi Pasar Modal

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Self-Regulatory Organizations (SRO) pasar modal, yakni PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT...

Investor Tembus 28,3 Juta, Ini Strategi OJK & SRO Jaga Resiliensi Pasar Modal
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ€“ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Self-Regulatory Organizations (SRO) pasar modal, yakni PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), memperkuat reformasi transparansi pasar modal guna meningkatkan kepercayaan investor.

Komitmen tersebut disampaikan dalam dua forum strategis yang digelar di Jakarta, Rabu (17/6/2026), yaitu โ€œDiskusi Sinergi dalam Menjaga Stabilitas dan Resiliensi Pasar Modal Indonesiaโ€ serta โ€œCapital Market Insight: Pengaturan Buyback dan Market Updateโ€.

Forum pertama mempertemukan regulator, SRO, asosiasi pasar modal, manajer investasi, dan pelaku industri untuk membahas perkembangan reformasi transparansi pasar modal. Sementara forum kedua ditujukan bagi perusahaan tercatat untuk memaparkan perkembangan pasar dan kinerja emiten.

Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Khoirul Muttaqien, menegaskan OJK terus memperkuat integritas dan daya saing pasar modal Indonesia melalui agenda reformasi yang dijalankan secara terstruktur dan berkelanjutan.

Reformasi tersebut mencakup peningkatan transparansi data kepemilikan saham, penguatan klasifikasi investor yang lebih granular, implementasi pengumuman High Shareholding Concentration (HSC), peningkatan persyaratan minimum free float menjadi 15%, serta penguatan pengawasan dan penegakan hukum di pasar modal.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: