Laba PANI Kuartal I 2026 Melesat 1.000% jadi Rp578 Miliar
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) membukukan laba bersih sebesar Rp578 miliar pada kuartal I 2026. Perolehan ini melonjak lebih dari 10 kali lipat atau di atas 1.000% diba...
Dari sisi neraca, PANI memiliki total aset sebesar Rp50 triliun per 31 Maret 2026, dengan cadangan lahan (land bank) seluas 1.825 hektare.
Kondisi fundamental ini memberikan fleksibilitas keuangan yang kuat serta visibilitas pengembangan jangka panjang untuk mendukung ekspansi kawasan secara berkelanjutan.
Hingga akhir 2025, Perseroan aktif melakukan berbagai aksi korporasi untuk memperkuat struktur permodalan, termasuk melalui PMHMETD I, II, dan III serta PMTHMETD I, II, dan III.
Dana hasil aksi korporasi tersebut digunakan untuk ekspansi land bank seluas 232 hektare di PIK2, memperkuat penyertaan modal pada anak usaha, serta mendukung pembangunan Nusantara International Convention Exhibition (NICE).
Saat ini, PANI memegang 87,27% saham PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK). Perseroan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan proyek berkualitas serta menjaga tata kelola perusahaan yang baik bagi seluruh pemegang saham.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...