MAHA Perpanjang Kontrak Jasa Pengangkutan Batubara Rp23,9 Triliun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA) mengungkapkan, pihaknya telah menandatangani perpanjangan kontrak pengangkutan batu bara dengan Indonesia Pratama, anak usa...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA) mengungkapkan, pihaknya telah menandatangani perpanjangan kontrak pengangkutan batu bara dengan Indonesia Pratama, anak usaha Bayan Resources (BYAN) untuk tambang batubara Tabang, Kalimantan Timur pada 3 Juni 2024.
Menurut Yenny Hamidah Koen, Direktur Utama MAHAย dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan ke BEI, Rabu (05/6/2024), amandemen kontrak itu, akan meningkatkan pendapatan Perseroan Rp19 triliun atau setara US$1,2 miliar hingga tahun 2034. Dengan memperhitungkan nilai kontrak sebelumnya, total pendapatan MAHA diperkirakan Rp23,9 triliun (US$1,5 miliar).
Perubahan itu, menurut Yenny, mencakup target pengangkutan tambahan 289 juta ton. Jumlah total batu bara akan diangkut MAHAย selama 10 tahun dari 2024 hingga 2034 sebesar 368 juta ton. Sebelumnya, MAHA telah melayani kebutuhan pengangkutan batu bara di Proyek Tabang dengan Bayan Resources sejak 2017.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah