MBMA Siap Lunasi Obligasi dan Sukuk Rp1,37 Triliun Jatuh Tempo Juli 2026
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) bersiap melunasi surat utang yang segera jatuh tempo. Total nilai kewajiban yang harus dibayar mencapai lebih dari Rp1,37 triliun. Ke...
Selain dana kas, MBMA masih memiliki ruang pendanaan yang besar dari pasar modal. Perusahaan tercatat masih memiliki sisa plafon Obligasi Berkelanjutan I senilai Rp9,8 triliun.
Perseroan juga masih memegang jatah Sukuk Berkelanjutan I yang belum diterbitkan. Nilainya mencapai Rp622 miliar. Fasilitas ini bisa menjadi cadangan pendanaan bagi perusahaan di masa depan.
Analis PEFINDO, Kresna Wiryawan dan Faizun Muhtada menjelaskan peringkat tersebut mencerminkan kemampuan perusahaan. MBMA dinilai mampu memenuhi kewajiban finansialnya secara tepat waktu.
"Peringkat merupakan opini ke depan mengenai kemampuan pihak yang diperingkat memenuhi kewajiban finansialnya secara penuh dan tepat waktu," tulis analis PEFINDO dalam laporan tertulisnya.
PEFINDO menegaskan peringkat tersebut berdasarkan asumsi saat pemeringkatan dibuat. Keakuratan data menjadi tanggung jawab sepenuhnya dari pihak yang memberikan informasi. Peringkat ini bukan merupakan rekomendasi bagi pemodal untuk membeli atau menjual efek tertentu.
- 1
- 2
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...