Melantai di BEI, Newport Marine Services Tawarkan 1 Miliar Saham ke Publik
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Newport Marine Services Tbk (BOAT), calon emiten di bidang sewa menyewa kapal untuk menunjang kegiatan lepas pantai di luar dan dalam negeri yang berfokus pada industri mi...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Newport Marine Services Tbk (BOAT), calon emiten di bidang sewa menyewa kapal untuk menunjang kegiatan lepas pantai di luar dan dalam negeri yang berfokus pada industri minyak dan gas bumi berencana melakukan penawaran umum saham perdana atau intial public offering (IPO) sebanyak 1.000.480.000 saham dengan nilai nominal Rp5 per unit.
Seperti tergambar dalam prospektus rencana IPO saham Newport Marine Services Tbk (BOAT), yang diumumkan, Senin (21/10/2024), jumlah saham yang ditawarkan ini mencapai 28,57% dari modal disetor BOAT setelah IPO saham.
Penawaran umum saham BOAT dilakukan pada 4-6 November 2024. Penjatahan saham BOAT, dan distribusi saham secara elektronik pada 6 dan 7 November 2024. Pencatatan saham BOAT di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 November 2024. Bertindak sebagai penjamin emisi efek adalah PT BRI Danareksa Sekuritas.
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...