OCBC Indonesia (NISP) Bidik Tambahan AUM Rp89,8 Triliun Usai Caplok Bisnis Wealth Management HSBC
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) atau OCBC Indonesia resmi menandatangani perjanjian dengan PT Bank HSBC Indonesia (HSBC Indonesia). Kesepakatan ini terkait akuisisi aset dan l...
Presiden Direktur OCBC Indonesia, Parwati Surjaudaja, menilai aksi korporasi ini sangat penting bagi prospek perseroan ke depan.
"Akuisisi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi kami di segmen wealth management di Indonesia," ujar Parwati dalam siaran pers dikutip Selasa (5/5/2026).
Nilai total transaksi akuisisi ini belum dipublikasikan. Angkanya ditentukan berdasarkan prinsip kesepakatan pembeli dan penjual. Penentuan nilai turut mempertimbangkan prospek bisnis dan potensi sinergi. Nilai final baru akan diumumkan setelah seluruh proses penyelesaian rampung.
Selama masa transisi, OCBC berjanji bekerja sama erat dengan HSBC. Keduanya ingin menjamin proses migrasi nasabah dan karyawan berjalan lancar. Dana nasabah dipastikan tetap aman sesuai aturan berlaku.
OCBC telah memiliki rekam jejak lebih dari 85 tahun di Indonesia. Per 31 Maret 2026, bank ini mengoperasikan 201 jaringan kantor di 54 kota. Fasilitasnya didukung oleh 510 ATM OCBC. Jaringan ini terhubung ke sekitar 85.000 ATM di seluruh Indonesia. Nasabah juga terkoneksi dengan lebih dari 400 ATM OCBC Group di Singapura dan Malaysia. Layanan digital turut menunjang seluruh transaksi individu maupun korporasi.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...