Panca Budi Idaman (PBID) Bagi Dividen 85,06% dari Laba Bersih Tahun 2024
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID), emiten distributor plastik akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2024 sebesar Rp412,50 miliar (Rp55 per saham). Jumlah dividen ini 8...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID), emiten distributor plastik akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2024 sebesar Rp412,50 miliar (Rp55 per saham). Jumlah dividen ini 85,06% dari laba PBID sebesar Rp484,971 miliar pada 2024.
Menurut Lukman Hakim, Direktur dan Sekretaris Perusahaan PBID, dalam keterbukaan informasi ke BEI, Senin (26/5/2025), rencana pembagian dividen ini telah diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PBID pada 23 Mei 2025.
Lukman mengemukakan, penerima dividen adalah pemegang Saham (DPS) PBID per 10 Juni 2025. Cum dan ex dividen PBIDย di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi BEI ditetapkan masing-masing pada 04 dan 05 Juni 2025, sedangkan di Pasar Tunai masing-masing pada 10 dan 11 Juni 2025. Adapun pembayaran dividen kepada pemegang saham pada 19 Juni 2025.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...