Presdir Wilmar Cahaya (CEKA) Erry Tjuatja Mundur, Tunggu Keputusan RUPS
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA) mengumumkan, pengunduran diri Erry Tjuatja selaku Presiden Direktur emiten produsen minyak nabati dan minyak khusus industri...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA) mengumumkan, pengunduran diri Erry Tjuatja selaku Presiden Direktur emiten produsen minyak nabati dan minyak khusus industri tersebut.
Emmanuel Dwi Iriyadi, Corporate Secretary CKEA dalam pengumuman tertulis, Senin 04 Mei 2026 menjelaskan, Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Erry Tjuatja dari jabatan Presiden Direktur Perseroan pada, 5 Mei 2026.
Namun Emmanuel tidak menjelaskan alasan dan pertimbangan pengunduran diri Erry Tjuatja selaku Presiden Direktur emiten produsen minyak nabati tersebut.
“Perseroan akan mengadakan rapat umum pemegang saham (RUPS) untuk meminta persetujuan pemegang saham Perseroan atas pengunduran diri Erry Tjuatja yang akan dilaksanakan pada tanggal 11 Juni 2026 ,” kata Emmanuel.
Emmanuel menegaskan bahwa, pengunduran diri pengunduran diri Erry Tjuatja sebagai Presiden Direktur CEKA tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha Perseroan.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah