Antrean Proyek di Pipeline TOTL Tembus Rp10 Triliun, Realisasi Kontrak Baru Capai Rp1,85 Triliun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Manajemen PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) memasang target-target ambisius untuk tahun buku 2024. Laba bersih TOTL telah dipatok sebesar Rp175 miliar pada 2024. Angka ini l...
Sampai dengan pekan kedua bulan Mei 2024, TOTL telah berhasil membukukan pendapatan Rp2,5 triliun. Itu artinya, hingga akhir Desember 2024, Perseroan hanya membutuhkan tambahan pendapatan sebesar Rp600 miliar dari kontrak baru demi mencapai target tahunan.
Terkait dengan laba bersih tahun ini, Moeljat menuturkan, TOTL tetap berpegang pada optimisme untuk mencapai target. "Kondisi ekonomi yang membaik akan memudahkan pencapaian target laba bersih, namun kami tetap siap menghadapi kemungkinan gangguan yang dapat mempengaruhi kinerja perusahaan." Paparnya.
Kevin Alexander, Investor Relation TOTL menambahkan, per Maret 2024, nilai total kontrak yang sudah diraih oleh TOTL mencapai sekitar Rp1,61 triliun. Proyek-proyek tersebut meliputi pembangunan gedung utilitas, hotel, serta proyek pendidikan dari Pelanggan Berulang dan Pelanggan Baru.
Menurut Kevin, sampai dengan pekan kedua Mei 2024, TOTL telah berhasil mengantongi kontrak baru sekitar Rp1,85 triliun. Jumlah ini bertambah sebanyak Rp240 miliar dari realisasi pada kuartal pertama 2024.
Dengan strategi yang cermat dan fokus pada eksekusi proyek-proyek yang ada, TOTL berharap dapat memenuhi ekspektasi pasar dan memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan.
- 1
- 2
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BEI Cabut Status Pemantauan Khusus RDTX dan PDES Mulai 6 Agustus 2026
- Pengendali Borong 700 Ribu Saham KDTN, Kini Kuasai 35,97%
- BEI Tunjuk Maybank Sekuritas Jadi Liquidity Provider 20 Waran Terstruktur, Berla...
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- Dukung Program 3 Juta Rumah, KPR BTN dan Danantara Sasar Kelompok Disabilitas
- BRIncubator 2026 Dimulai, BRI Perkuat UMKM Naik Kelas hingga Siap Ekspor
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...