Antrean Proyek di Pipeline TOTL Tembus Rp10 Triliun, Realisasi Kontrak Baru Capai Rp1,85 Triliun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Manajemen PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) memasang target-target ambisius untuk tahun buku 2024. Laba bersih TOTL telah dipatok sebesar Rp175 miliar pada 2024. Angka ini l...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Manajemen PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) memasang target-target ambisius untuk tahun buku 2024. Laba bersih TOTL telah dipatok sebesar Rp175 miliar pada 2024. Angka ini lebih tinggi sekitar 1,7% dibandingkan dengan realisasi laba bersih Perseroan selama tahun 2023 senilai Rp172,705 miliar.
Adapun pendapatan TOTL sepanjang tahun ini diharapkan dapat mencapai Rp3,1 triliun. Sementara itu. total kontrak baru yang disasar Perseroan tercatat sebesar Rp3,5 triliun.
Direktur TOTL, Moeljati Soetrisno, menegaskan bahwa meskipun kondisi ekonomi masih belum pasti, TOTL tetap optimistis dapat mencapai semua target Perseroan. Bahkan, lanjut dia, bukan mustahil deretan target di atas akan terlampaui.
ย "Pipeline proyek-proyek yang masih dalam tender dan perhitungan mencapai Rp10 triliun. Ini menunjukkan optimisme kami dalam mencapai target," ungkapnya di Jakarta, Selasa (14/5/2024).
Moeljati menjelaskan, saat ini Perseroan memiliki total kontrak lanjutan (carry over) dari tahun sebelumnya sebanyak Rp4,8 triliun. Angka ini berpotensi dikonversi sebagai pendapatan yang dibukukan pada 2024. Itulah sebabnya, ia meyakini Perseroan bakal mampu menggapai target pendapatan sebesar Rp3,1 triliun di penghujung tahun ini.
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BEI Cabut Status Pemantauan Khusus RDTX dan PDES Mulai 6 Agustus 2026
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- TransNusa Buka Rute Baru Lampung ke Kuala Lumpur dan Jakarta Mulai Agustus 2026
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...