Direktur TSPC Akumulasi 99.900 Saham, Kepemilikan Winny Hardono Bertambah
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Direktur PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC), Winny Yunitawati Hardono, menambah kepemilikan saham di perseroan melalui serangkaian transaksi pembelian di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 5 Agustus 2026, Winny membeli total 99.900 saham TSPC dalam enam transaksi yang berlangsung pada 11 Juni hingga 27 Juli 2026.
Sebelum transaksi, Winny tercatat memiliki 134.700 saham atau 0,00% dari total saham dengan hak suara. Setelah seluruh pembelian tersebut, kepemilikannya meningkat menjadi 234.600 saham atau setara 0,01%.
Rincian pembelian saham tersebut meliputi 4.300 saham dibeli pada 11 Juni 2026 dengan harga Rp2.370 per saham, sebanyak 4.200 saham pada 12 Juni 2026 di harga Rp2.380 per saham, sebanyak 81.400 saham pada 20 Juli 2026 di harga Rp2.590 per saham, kemdian 23.600 saham pada 21 Juli 2026 di harga Rp2.600 per saham, sebanyak 1.200 saham pada 22 Juli 2026 di harga Rp2.590 per saham, serta sebanyak 200 saham pada 27 Juli 2026 di harga Rp2.700 per saham.
Di sisi lain, laporan juga mencatat adanya transaksi penjualan sebanyak 15.000 saham pada 28 Juli 2026 dengan harga Rp2.700 per saham. Meski demikian, berdasarkan posisi akhir yang dilaporkan kepada OJK, kepemilikan Winny tetap meningkat menjadi 234.600 saham.
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...