Maybank Sekuritas Tambah 100 Juta Unit Waran PANI, Siap Dagang Besok!
JAKARTA, STOCKWATCH.ID โ PT Maybank Sekuritas Indonesia menambah amunisi di pasar modal. Perusahaan efek berkode broker ZP ini menerbitkan tambahan unit Waran Terstruktur untuk saham PT Pantai Indah K...
STOCKWATCH.ID JAKARTA, STOCKWATCH.ID โ PT Maybank Sekuritas Indonesia menambah amunisi di pasar modal. Perusahaan efek berkode broker ZP ini menerbitkan tambahan unit Waran Terstruktur untuk saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI).
Langkah ini bertujuan memperkuat ketersediaan produk di pasar. Tambahan unit tersebut rencananya mulai diperdagangkan pada Jumat, 13 Februari 2026.
Berdasarkan pengumuman Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah penambahan mencapai 100 juta unit. Sebelumnya, jumlah unit waran berkode PANIZPCJ6A ini tercatat sebanyak 300 juta unit.
Dengan penambahan ini, total unit PANIZPCJ6A yang beredar di bursa menjadi 400 juta unit. Produk ini merupakan jenis Call Warrant yang akan jatuh tempo pada 30 April 2026.
"Pada tanggal 10 Februari 2026, PT Bursa Efek Indonesia telah menyetujui pencatatan Waran Terstruktur tambahan untuk memfasilitasi kegiatan Liquidity Provider sesuai ketentuan V Peraturan Nomor I-P tentang Pencatatan Waran Terstruktur di Bursa," tulis manajemen bursa dalam pengumuman resminya, dikutip Kamis (12/2/2026).
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah