Tumbuh 6%, Avian Brands Bukukan Penjualan Rp2 Triliun di Kuartal I 2025
STOCKWATCH.ID (SURABAYA) - PT Avia Avian Tbk (AVIA atau Avian Brands) melanjutkan tren pertumbuhan positif di awal tahun 2025. Pada kuartal pertama, Perseroan membukukan penjualan konsolidasi sebesar...
STOCKWATCH.ID (SURABAYA) - PT Avia Avian Tbk (AVIA atau Avian Brands) melanjutkan tren pertumbuhan positif di awal tahun 2025. Pada kuartal pertama, Perseroan membukukan penjualan konsolidasi sebesar Rp2 triliun, tumbuh 6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kedua segmen utama Perseroan, yaitu solusi arsitektur dan barang dagangan, mencatatkan kinerja positif selama periode tersebut. Volume penjualan untuk segmen solusi arsitektur meningkat 5,8% dibandingkan Kuartal I tahun lalu, utamanya didorong oleh penjualan pada segmen cat tembok. Di saat yang sama, profitabilitas tetap terjaga dengan baik, tercermin dari marjin laba kotor sebesar 45,8%, marjin EBITDA 28,7%, dan marjin laba bersih 22,1%.
Tantangan ekonomi terus berlanjut di periode kuartal pertama tahun ini. Di tengah kondisi tersebut, capaian Perseroan mencerminkan keberhasilan tim Avian Brands dalam mengeksekusi strategi pertumbuhan yang berkelanjutan.
Avian Brands melihat tantangan ekonomi sebagai peluang untuk semakin memperkuat pangsa pasar. Avian Brands secara konsisten melakukan evaluasi dan penyesuaian strategi untuk memastikan setiap langkah yang diambil tetap relevan dan selaras dengan dinamika pasar.
Didukung oleh 125 pusat distribusi yang tersebar di seluruh Indonesia, kami berkomitmen untuk memberikan kualitas layanan yang terbaik untuk seluruh pelanggan. Komitmen ini yang mendorong kami untuk terus melakukan perbaikan dari sisi internal, demi memastikan kualitas layanan yang semakin unggul.
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...