United Tractors Bukukan Laba Bersih Rp3,2 Triliun di Triwulan I 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT United Tractors Tbk (untr) membukukan pendapatan bersih sebesar Rp34,3 triliun pada triwulan I 2025. Angka ini naik 6% dibandingkan pendapatan bersih di periode yang sama...

United Tractors Bukukan Laba Bersih Rp3,2 Triliun di Triwulan I 2025
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT United Tractors Tbk (untr) membukukan pendapatan bersih sebesar Rp34,3 triliun pada triwulan I 2025. Angka ini naik 6% dibandingkan pendapatan bersih di periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp32,4 triliun. Hal itu dikemukakan Sara K. Loebis, Sekretaris Perusahaan UNTR dalam keterangan resmi, Selasa (29/4/2025).

Sara mengemukakan, pendapatan bersih UNTR sepanjang triwulan I 2025 terutama berasal dari segmen kontraktor penambangan sebesar Rp12,6 triliun, atau 6% lebih rendah dari triwulan I 2024. Berikut, pendapatan dari segmen mesin konstruksi sebesar Rp10,9 triliun, atau 31% lebih tinggi dari triwulan I 2024. Pendapatan dari segmen pertambangan batu bara termal dan metalurgi sebesar Rp7 triliun, turun 15% dari pencapaian triwulan I 2024. Sedangkan pendapatan dari segmen pertambangan emas dan mineral lainnya sebesar Rp2,9 triliun, meningkat 61% dibandingkan triwulan I 2024.

Alhasil, laba bersih UNTR turun 30% menjadi Rp3,2 triliun pada triwulan I 2025. Ini disebabkan oleh penurunan kontribusi kinerja dari segmen pertambangan batu bara termal dan metalurgi akibat penjualan dan harga batu bara yang lebih rendah serta segmen kontraktor pertambangan yang terkendala curah hujan tinggi, yang sebagian diimbangi oleh peningkatan kontribusi dari segmen pertambangan emas dan mineral lainnya serta mesin konstruksi. Selain itu, penurunan laba bersih ini disebabkan oleh rugi bersih dari entitas asosiasi terkait dengan penurunan nilai dua proyek RKEF lama milik Nickel Industries (NIC).

Lebih jauh Sara menjelaskan, segmen usaha mesin konstruksi mencatat peningkatan penjualan alat berat Komatsu sebesar 23% menjadi 1.385 unit. Ini didorong oleh peningkatan penjualan di semua sektor. Komatsu tetap mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar alat berat. Berdasarkan riset pasar internal, pangsa pasar Komatsu adalah 24%.

Penjualan Scania, terutama dari truk naik dari dari 87 unit menjadi 158 unit dan penjualan produk UD Trucks naik dari 32 unit menjadi 88 unit yang disebabkan oleh oleh peningkatan permintaan terutama di sektor pertambangan.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: