WINE Bidik Penjualan Rp324,44 Miliar di 2025, Andalkan Inovasi dan Deversifikasi
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Hatten Bali Tbk (WINE) membidik penjualan sebesar Rp324,44 miliar pada 2025. Target ini tumbuh 14% lebih tinggi dibanding realisasi penjualan WINE tahun 2024 seb...
Hingga kuartal I 2025, WINE membukukan penjualan sebesar Rp57,69 miliar, naik 5,39% dari Rp54,73 miliar pada periode sama 2024.ย . Dari penjualan di atas, Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp7,99 miliar pada kuartal I 2025, turun 17,73% dibanding Rp9,72 miliar pada kuartal I 2024. Pencapaian penjualan dan laba bersih ini mencerminkan 16,54% dan 14,83% dari target WINE tahun ini.
Sekedar informasi, PT Hatten Bali Tbk (WINE) merupakan Perusahaan yang memproduksi minuman anggur yang berlokasi di Bali. Perusahaan ini didirikan oleh Ida Bagus Rai Budarsa pada tahun 1994.
Perusahaan memproduksi 10 jenis anggur, dimulai dengan anggur rosรฉ yang dibuat dari varietas anggur warisan Bali, Alphonse Lavallรฉe, serta anggur merah dan putih lainnya. Kebun anggur perusahaan terletak di desa Seririt dan Sanggalangit, sedangkan lokasi pembuatan anggur di Sanur, Bali Selatan. (konrad)
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...