Siap-siap! Pizza Hut (PZZA) Tebar Dividen Rp5 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp5 miliar. Keputusan tersebut telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham T...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp5 miliar. Keputusan tersebut telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 29 April 2026.
Pembagian dividen ini menggunakan laba dari tahun buku 2025. Berdasarkan laporan keuangan perseroan, saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya mencapai Rp24,75 miliar. Sementara itu, total ekuitas emiten pengelola gerai Pizza Hut Indonesia ini tercatat Rp1,03 triliun per 31 Desember 2025.
"Rapat telah memutuskan membagikan dividen tunai dari laba ditahan atau saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya," tulis Corporate Secretary PZZA, Andromeda Hermawan Tristanto, dalam keterbukaan informasi, Senin (4/5/2026).
Andromeda menjelaskan jadwal lengkap pembagian dividen tunai PZZA. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 8 Mei 2026. Adapun di pasar tunai ditetapkan tanggal 12 Mei 2026. Sementara itu, ex dividen di pasar reguler dan negosiasi di jadwalkan pada 11 Mei 2026. Sedangkan untuk di pasar tunai di tanggal 13 Mei 2026.
Recording Date atau daftar pemegang saham yang berhak atas dividen jatuh pada 12 Mei 2026. Pembayaran dividen tunai dijadwalkan pada 3 Juni 2026.
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BEI Cabut Status Pemantauan Khusus RDTX dan PDES Mulai 6 Agustus 2026
- Pengendali Borong 700 Ribu Saham KDTN, Kini Kuasai 35,97%
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BEI Cabut Status Pemantauan Khusus RDTX dan PDES Mulai 6 Agustus 2026
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- Pengendali Borong 700 Ribu Saham KDTN, Kini Kuasai 35,97%
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...