OCBC Akuisisi Bisnis Wealth HSBC Indonesia, Bidik Nasabah Premium
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) resmi menjalin kesepakatan strategis dengan PT Bank HSBC Indonesia (HSBC Indonesia). Kedua belah pihak menandatangani Perjanjian Jual Beli Aset d...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) resmi menjalin kesepakatan strategis dengan PT Bank HSBC Indonesia (HSBC Indonesia). Kedua belah pihak menandatangani Perjanjian Jual Beli Aset dan Liabilitas pada 4 Mei 2026.
Melalui aksi korporasi ini, OCBC akan mengambil alih aset serta liabilitas tertentu milik HSBC Indonesia. Fokus utama akuisisi ini menyasar segmen bisnis Wealth dan Premier Banking.
Langkah ini diambil setelah terpenuhinya sejumlah persyaratan pendahuluan yang tercantum dalam perjanjian. Manajemen berharap akuisisi ini mempercepat pertumbuhan basis nasabah perseroan.
โTransaksi ini diharapkan dapat memperluas dan memperkuat bisnis konsumer Perseroan,โ tulis Direktur OCBC, Hartati dan Lili S. Budiana, dalam laporan informasi di laman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Senin (4/5/2026).
Manajemen menegaskan pendanaan transaksi ini sepenuhnya berasal dari dana internal perusahaan. Mengenai nilai transaksi, jumlah pastinya akan ditentukan berdasarkan kesepakatan akhir para pihak. Angka tersebut nantinya juga menyesuaikan hasil penyelesaian transaksi.
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BEI Cabut Status Pemantauan Khusus RDTX dan PDES Mulai 6 Agustus 2026
- Pengendali Borong 700 Ribu Saham KDTN, Kini Kuasai 35,97%
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BEI Cabut Status Pemantauan Khusus RDTX dan PDES Mulai 6 Agustus 2026
- BTPN Syariah Likuidasi Anak Usaha Ventura Usai Izin Usaha Dicabut OJK
- Pengendali Borong 700 Ribu Saham KDTN, Kini Kuasai 35,97%
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...