Total Bangun Persada Kantongi Laba Rp295 Miliar, Bidik Kontrak Baru Rp5 Triliun pada 2026
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Total Bangun Persada Tbk (TOTAL) mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025. Emiten konstruksi dengan kode perdagangan TOTL ini berhasil membukukan laba bersih yang...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Total Bangun Persada Tbk (TOTAL) mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025. Emiten konstruksi dengan kode perdagangan TOTL ini berhasil membukukan laba bersih yang cukup signifikan. Pertumbuhan ini sejalan dengan peningkatan perolehan kontrak baru dari berbagai sektor.
Corporate Secretary TOTL, Anggie S. Sidharta, mengatakan hingga Kuartal III tahun 2025, Perseroan mengantongi Laba Bersih sekitar Rp295 miliar. Capaian ini berasal dari Pendapatan yang mencapai sekitar Rp2,79 triliun. Hasil tersebut menunjukkan efisiensi kerja yang terus dijaga oleh manajemen perusahaan.
Nilai kontrak yang didapat perusahaan hingga Desember 2025 menyentuh angka sekitar Rp6,78 triliun. "Dengan proyek yang meliputi pembangunan gedung perkantoran, data center, kawasan industri, hotel, dan proyek lainnya," ujar Anggie di Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Manajemen TOTAL juga masih gencar mengikuti berbagai proses tender. Hingga akhir tahun 2025, nilai proyek yang sedang dalam proses tender mencapai sekitar Rp7,79 triliun. Portofolio perusahaan saat ini masih didominasi oleh proyek-proyek dari sektor swasta.
Memasuki tahun 2026, perseroan menetapkan target kinerja yang cukup optimis. Perusahaan membidik Perolehan Kontrak Baru sebesar Rp5,00 triliun. Target kontrak baru ini sama dengan sasaran kontrak baru pada tahun 2025.
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BEI Cabut Status Pemantauan Khusus RDTX dan PDES Mulai 6 Agustus 2026
- Pengendali Borong 700 Ribu Saham KDTN, Kini Kuasai 35,97%
- BEI Tunjuk Maybank Sekuritas Jadi Liquidity Provider 20 Waran Terstruktur, Berla...
- Bidik 30 Gerai Fore Donut Tahun Ini, FORE Kebut Pembangunan Pabrik Frozen Dough...
- FORE Bidik Pendapatan Naik 50% dan Laba Bersih 70% pada 2026, Tambah 80 Gerai da...
- Panorama (PANR) Bukukan Pendapatan Rp2 Triliun di Semester I 2026, Naik 16%
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus untuk TGUK dan SMRU
- IHSG Ditutup Menguat 0,50%, 406 Saham Berakhir di Zona Hijau, Ada DEWA, BUMI, DS...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Tembus Rp30,71 Triliun, OJK Nilai Prospek Bisnis Paylater Perbankan Makin Cerah
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...