Listing di Papan Pengembangan BEI, Harga Saham BSA Logistics (WBSA) Naik 34,52%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Harga saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) yang dicatatkan dan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (10/4/2026), hingga pukul 09.13 WIB, naik Rp58 (34,52%) menjadi Rp226, dari harga penawaran perdana Rp168 per saham.

Menurut data RTI Business, hingga waktu tersebut, saham WBSA dibuka dan bergerak di harga Rp226 per unit. Volume perdagangan saham WBSA di Pasar Reguler BEI mencapai 318 ribu unit senilai Rp163 juta dengan frekeunsi perdagangan sebanyak 2.559 kali.

Menurut pengumuman BEI, dikutip Jumat (10/4/2026), sebanyak 8,675 miliar saham WBSA bernominal Rp40 setiap saham ini dicatatkan di BEI pada Jumat (10/4/2026). Jumlah ini terdiri atas 6,875 miliar unit saham pendiri dan sebanyak 1,8 miliar saham IPO. Saham WBSA dicatatkan di Papan Pengembangan BEI.

WBSA, perusahaan logistik terintegrasi yang berfokus pada layanan angkutan multimoda, hari ini resmi mencatatkan sahamnya di BEI melalui Penawaran Umum Perdana Saham (IPO). Perseroan menawarkan sebanyak 1,8 miliar saham baru atau setara dengan 20,75% dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga penawaran sebesar Rp168 per saham, sehingga Perseroan berhasil menghimpun dana segar sebesar Rp302,4 miliar.

Perseroan menjadi emiten pertama yang sukses mencatatkan diri di BEI pada tahun 2026, dan mendapat sambutan meriah dari Investor melalui Penawaran Umum yang mencapai oversubscribe sebesar 386,86 kali.

Dana hasil IPO tersebut akan digunakan untuk mendukung strategi ekspansi Perseroan, khususnya melalui akuisisi perusahaan di sektor angkutan laut sebagai langkah strategis dalam memperkuat layanan logistik end-to-end, serta untuk belanja modal guna meningkatkan kapasitas operasional dan efisiensi layanan.

Didirikan pada tahun 2021, Perseroan telah membangun fondasi bisnis sebagai penyedia layanan logistik terintegrasi yang mencakup layanan angkutan darat, freight forwarding, pergudangan, dan depo petikemas. Dalam perjalanannya, Perseroan terus mengembangkan jaringan operasionalnya dan telah menjadi mitra strategis bagi berbagai pelaku usaha, baik nasional maupun internasional.

Perseroan meyakini bahwa pencatatan saham ini merupakan tonggak penting dalam memperkuat struktur permodalan, mengakselerasi ekspansi usaha, serta memperkuat posisi pasar Perseroan sebagai penyedia layanan logistik yang terintegrasi.

Edwin Wibowo, Direktur Utama WBSA, mengatakan bahwa peluang industri logistik nasional masih sangat besar, mengingat karakteristik Indonesia sebagai negara kepulauan serta tingginya aktivitas industri dan konsumsi domestik. Kondisi ini mendorong kebutuhan yang besar akan layanan logistik multimoda yang terintegrasi.

“Melalui IPO ini, kami berharap dapat memperkuat posisi dan kapabilitasnya dalam mendukung pertumbuhan sektor transportasi serta perekonomian Indonesia,” imbuh dia.

Dengan strategi ekspansi yang terarah, model bisnis yang terintegrasi, serta dukungan infrastruktur dan adopsi teknologi, Perseroan optimis dapat menghadirkan pertumbuhan yang berkelanjutan serta menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Diversifikasi Bisnis, Mandom Indonesia Tambah Bidang Usaha Baru Penyewaan Gudang

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  Manajemen PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) mengumumkan, Perseroan...

BEI: Transparansi Saham HSC Bakal Dongkrak Kepercayaan Investor Global

STOCKWATCH.ID, Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai pengumuman...

Setahun di Papan Pemantauan Khusus, BEI Lanjutkan Suspensi Saham BIMA

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk melanjutkan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru