spot_img

BEI Pelototi Aktivitas Perdagangan Saham SFAN, SATU, dan GULA, Apa yang Terjadi?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) sedang memelototi tiga saham emiten sekaligus. Ketiga saham tersebut adalah PT Surya Fajar Capital Tbk (SFAN), PT Kota Satu Properti Tbk (SATU), dan PT Aman Agrindo Tbk (GULA). Langkah ini diambil menyusul adanya indikasi pola transaksi yang tidak wajar pada saham-saham tersebut.

Bursa memasukkan SFAN, SATU, dan GULA dalam kategori Unusual Market Activity (UMA). Hal ini bertujuan untuk memberikan perlindungan bagi para investor di pasar modal. Meskipun demikian, penetapan status UMA tidak selalu menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan.

Pande Made Kusuma Ari A., Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI menyampaikan pengumuman ini dalam keterbukaan informasi. Menurut Pande, otoritas bursa saat ini tengah mencermati perkembangan pola transaksi ketiga saham tersebut.

“Kami menginformasikan adanya indikasi pola transaksi yang tidak wajar yang di luar kebiasaan. Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” tulis Pande dalam keterangannya, dikutip Selasa (2/6/2026).

Pada saham SFAN, informasi terakhir dari perusahaan muncul pada 22 Mei 2026. Emiten ini memublikasikan bukti iklan pemberitahuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Hingga saat ini, BEI terus memantau pergerakan SFAN yang menunjukkan pola transaksi di luar kebiasaan.

Sementara itu, saham SATU menunjukkan gejala serupa. Informasi terakhir mengenai perusahaan tercatat ini dipublikasikan pada 19 Mei 2026. Saat itu, SATU menyampaikan bukti iklan pengumuman RUPS Tahunan buku 2025.

Berbeda dengan SFAN dan SATU, saham GULA masuk pantauan karena peningkatan harga yang signifikan. Informasi terbaru dari GULA adalah pemanggilan RUPS Tahunan pada 26 Mei 2026. Bursa mengimbau investor untuk tetap waspada dan mencermati setiap keterbukaan informasi.

Pande mengingatkan para pemodal untuk memperhatikan jawaban perusahaan atas permintaan konfirmasi Bursa. Investor juga perlu mengkaji kembali rencana aksi korporasi yang belum mendapatkan persetujuan RUPS. Hal ini penting untuk memitigasi risiko di kemudian hari.

Harga Saham

Berdasarkan data perdagangan Jumat (29/5//2026) saham SFAN berada di level Rp1.960 per lembar. Kapitalisasi pasar emiten ini mencapai Rp2,66 triliun. Dalam setahun terakhir, harga tertinggi SFAN sempat menyentuh Rp1.970.

Untuk saham SATU, harga terbaru berada di posisi Rp258 per lembar. Saham ini mengalami penurunan 2,27% dari penutupan sebelumnya. Nilai kapitalisasi pasar SATU tercatat sebesar Rp354,75 miliar.

Adapun saham GULA melesat hingga 9,00% ke harga Rp545 per lembar. Volume perdagangan saham ini mencapai 58,60 juta saham. GULA memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp583,34 miliar dengan harga tertinggi tahun berjalan di level Rp545.

- Advertisement -

Artikel Terkait

IHSG Berpotensi Melemah Terbatas, Pilarmas Sekuritas Jagokan MINA, WIFI hingga CUAN

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Dibuka melemah di Rp6.112,770, Indeks Harga...

IHSG Berpeluang Rebound, Ini 10 Saham Pilihan Bahana Sekuritas

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa...

Budi Chandra Mundur dari Komisaris MPX Logistics (MPXL), Ini Alasannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT MPX Logistics International Tbk...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru